Penyaji Referensi Islami

Larangan Bagi Yang Mempunyai Hadas Kecil, Besar dan Haid


Allah mewajibkan setiap muslim untuk bersuci. Bersuci dari segala kotoran atau najis sesuai dengan kriteria Allah dan rasul-Nya. Ada 8 ayat (koreksi jika salah) ditemukan dalam Al Qur’an mengenai perintah bersuci/membersihkan diri.
1. QS. Al-Baqarah [2] : ayat 222
[2:222] Mereka bertanya kepadamu tentang haidh. Katakanlah: “Haidh itu adalah suatu kotoran”. Oleh sebab itu hendaklah kamu menjauhkan diri dari wanita di waktu haidh; dan janganlah kamu mendekati mereka, sebelum mereka suci. Apabila mereka telah suci, maka campurilah mereka itu di tempat yang diperintahkan Allah kepadamu. Sesungguhnya Allah menyukai orang-orang yang bertaubat dan menyukai orang-orang yang mensucikan diri.
 2. QS. Aali ‘Imran (Ali ‘Imran) [3] : ayat 42
[3:42] Dan (ingatlah) ketika Malaikat (Jibril) berkata: “Hai Maryam, sesungguhnya Allah telah memilih kamu, mensucikan kamu dan melebihkan kamu atas segala wanita di dunia (yang semasa dengan kamu).
3. QS. Al-Maaidah (Al-Maidah) [5] : ayat 6
[5:6] Hai orang-orang yang beriman, apabila kamu hendak mengerjakan shalat, maka basuhlah mukamu dan tanganmu sampai dengan siku, dan sapulah kepalamu dan (basuh) kakimu sampai dengan kedua mata kaki, dan jika kamu junub maka mandilah, dan jika kamu sakit atau dalam perjalanan atau kembali dari tempat buang air (kakus) atau menyentuh perempuan, lalu kamu tidak memperoleh air, maka bertayamumlah dengan tanah yang baik (bersih); sapulah mukamu dan tanganmu dengan tanah itu. Allah tidak hendak menyulitkan kamu, tetapi Dia hendak membersihkan kamu dan menyempurnakan nikmat-Nya bagimu, supaya kamu bersyukur.
4. QS. Al-Anfaal (Al-Anfal) [8] : ayat 11
[8:11] (Ingatlah), ketika Allah menjadikan kamu mengantuk sebagai suatu penenteraman daripada-Nya, dan Allah menurunkan kepadamu hujan dari langit untuk mensucikan kamu dengan hujan itu dan menghilangkan dari kamu gangguan-gangguan setan dan untuk menguatkan hatimu dan memperteguh denganya telapak kaki(mu).
5. QS. Al-Waaqi’ah (Al-Waqi’ah) [56] : ayat 79
[56:79] tidak menyentuhnya kecuali orang-orang yang disucikan.
6. QS. Al-Muddatstsir (Al-Muddassir) [74] : ayat 4
[74:4] dan pakaianmu bersihkanlah,
7. QS. An-Nisaa’ (An-Nisa’) [4] : ayat 43
[4:43] Hai orang-orang yang beriman, janganlah kamu shalat, sedang kamu dalam keadaan mabuk, sehingga kamu mengerti apa yang kamu ucapkan, (jangan pula hampiri mesjid) sedang kamu dalam keadaan junub, terkecuali sekedar berlalu saja, hingga kamu mandi. Dan jika kamu sakit atau sedang dalam musafir atau datang dari tempat buang air atau kamu telah menyentuh perempuan, kemudian kamu tidak mendapat air, maka bertayamumlah kamu dengan tanah yang baik (suci); sapulah mukamu dan tanganmu. Sesungguhnya Allah Maha Pemaaf lagi Maha Pengampun.
8. QS. Al-Maaidah (Al-Maidah) [5] : ayat 7
[5:7] Dan ingatlah karunia Allah kepadamu dan perjanjian-Nya yang telah diikat-Nya dengan kamu, ketika kamu mengatakan: “Kami denganr dan kami taati”. Dan bertakwalah kepada Allah, sesungguhnya Allah Mengetahui isi hati(mu).
Ada banyak kegiatan yang tidak boleh dilakukan oleh orang yang berhadast, dianyaranya :

A. Bagi Yang Mempunyai Hadas Kecil
Setiap orang yang mempunyai hadas kecil diharamkan untuk melakukan hal-hal berikut ini.
  • Haram Sholat
  • Haram Thowaf
  • Haram membawa Al-Qur’an
  • Haram menyentuh Al-Qur’an

B.Bagi Yang Mempunyai Hadas besar (Junub)
Setiap orang yang mempunyai hadas (junub) diharamkan untuk melakukana hal-hal berikut ini.

  • Haram sholat
  • Haram thowaf
  • Haram membawa Al-Qur’an
  • Haram menyentuh Al-Qur’an
  • Haram masuk mesjid
  • Haram membaca Al-Qur’an


C. Bagi yang haid
Setiap perempuan yang sedang haid diharamkan untuk melakukan hal-hal berikut.

  • Haram sholat
  • Haram thowaf
  • Haram membawa Al-Qur’an
  • Haram menyentuh Al-Qur’an
  • Haram masuk mesjid
  • Haram Membaca Al-Qur’an
  • Haram melewati masjid karena takut berceceran darah nya
  • Haram puasa
  • Haram Di alaq / dicerai
  • Haram disetubuhi
Referensi tambahan dari darussalambengkulu.wordpress.com
Labels: Fiqih

Terimakasih Telah Membaca Artikel Larangan Bagi Yang Mempunyai Hadas Kecil, Besar dan Haid. Bagikan Artikel ini Yuk!..

مَنْ دَلَّ عَلَى خَيْرٍ فَلَهُ مِثْلُ أَجْرِ فَاعِلِهِ
“Siapa yang menunjukkan seseorang kepada kebaikan , maka ia memperoleh pahala seperti pahala orang yang melakukannya” (HR. Muslim).

0 Comment for "Larangan Bagi Yang Mempunyai Hadas Kecil, Besar dan Haid"

Back To Top